manchester united

manchester united
#IAMUNITED

October 09, 2013

TELEMATIKA I

Pengertian
Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
·         Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
·         Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

·         Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

June 04, 2013

TUGAS BAHASA INDONESIA 2 - 7

LAPORAN

1. Definisi
definisi laporan itu adalah :
a.Suatu bentuk penyampaian berita,keterangan,pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka.
b.Salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.
2. Macam-macam Laporan
Macam-macam laporan menurut bentuknya:
- laporan berbentuk formulir
- laporan berbentuk surat
- laporan berbentuk memorandum (memo)
- laporan berbentuk naskah
- laporan berbentuk buku
3. Ciri-ciri Laporan
a. Bersifat objektif dan sahih, iaitu bukan tanggapan atau agakan
b. Mempunyai unsur penilaian, iaitu pandangan berkaitan perkara atau isu yang hendak dilaporkan
c. Mempunyai unsur ilmiah, empirikal dan konkrit, misalnya laporan hasil kajian
d. Disertakan gambar, foto, jadual, atau graf bagi memudahkan gambaran minda dan pemahaman pembaca
e. bahasa yang ringkas dan padat.
f. Disertakan gambar, foto, jadual, atau graf bagi memudahkan gambaran minda dan pemahaman pembaca
g. bahasa yang ringkas dan padat
44. Syarat Pembuatan Laporan
jja. Clear
Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi si pembaca.
b. Mengenai sasaran permasalahannya
Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga hal dalam penyusunan kata-kata maupun kalimat harus jelasm singkat jangan sampai melantur kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung dan tidak mengerti.
c. Lengkap (complete)
Kelengkapan tersebut menyangkut :
#. Permasalahan yang dibahas harus sudah terselesaikan semua sehingga tidak menimbulkan tanda tanya
#. Pembahasan urutan permasalahan harus sesuai dengan prioritas penting tidaknya permasalahan diselesaikan
d. Tepat waktu dan cermat
Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan pembuatan laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan.
e. Tetap (consistent)
Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima.
f. Objective dan Factual
Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif.
g. Harus ada proses timbal balik
a. Laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca
b. Jika si pembaca memberikan respon berarti menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi laporan maupun si pembaca laporan

Sumber:

TUGAS BAHASA INDONESIA 2 - 6

METODE ILMIAH
1. Pengertian
Metode ilmiah  merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut kemudian diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, maka hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
2. Tujuan Mempelajari Metode Ilmiah
 Tujuan dari mempelajari metode ilmiah adalah mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.Beberapa poin dari tujuan dan manfaat seseorang atau peneliti mempelajari metode ilmiah, yaitu :
1. Mengetahui tata cara penulisan ilmiah.
2. Dapat menyusun fakta yang nyata dan data tersusun secara sistematis.
3. Menambah wawasan dalam menggunakan teknik yang cepat dan tepat untuk digunakan dalam menyusun sebuah tulisan ilmiah.
4. Mengetahui bahasa yang digunakan pada tulisan ilmiah yaitu bahasa baku. 

3. Langkah-langkah Metode Ilmiah
a. Perumusan masalah
Proses kegiatan ilmiah dimulai ketika kita tertarik pada sesuatu hal.     Ketertarikan ini karena manusia memiliki sifat perhatian. Pada saat kita tertarik pada sesuatu, sering timbul pertanyaan dalam pikiran kita. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkan masalah tersebut. Perumusan masalah juga berarti pertanyaan mengenai suatu objek serta dapat diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan objek tersebut. Masalah yang ditemukan diformulasikan dalam sebuah rumusan masalah, dan umumnya rumusan masalah disusun dalam bentuk pertanyaan.
b. Pembuatan kerangka berfikir
Pembuatan kerangka berfikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan antar berbagai faktor yang berkaitan dengan objek dan dapat menjawab permasalahan. Pembuatan kerangka berfikir menggunakan pola berfikir logis, analitis, dan sintesis atas keterangan-keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber informasi. Hal itu diperoleh dari wawancara dengan pakar atau dengan pengamatan langsung.
c. Penarikan hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan atau jawaban sementara terhadap suatu permasalahan. Penyusunan hipotesis dapat berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh orang lain. Dalam penelitian, setiap orang berhak menyusun hipotesis. Masalah yang dirumuskan harus relevan dengan hipotesis yang diajukan. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoretis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.
d. Pengujian Hipotesis/eksperiment
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara menganalisis data. Data dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya melalui percobaan atau eksperimen. Percobaan yang dilakukan akan menghasilkan data berupa angka untuk memudahkan dalam penarikan kesimpulan. Pengujian hipotesis juga berarti mengumpulkan bukti-bukti yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat bukti-bukti yang mendukung hipotesis.
e. Penarikan kesimpulan
Penarikan kesimpulan merupakan penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima. Hipotesis yang diterima dianggap sebagai bagian dari pengetahuan ilmiah, sebab telah memenuhi persyaratan keilmuan. Syarat keilmuan yakni mempunyai kerangka penjelasan yang konsisten dengan pengetahuan ilmiah sebelumnya serta telah teruji kebenarannya. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya

Sumber: 
http://id.wikipedia.org/wiki/Metode_ilmiah
http://charensha.wordpress.com/2011/02/23/pengertian-metode-ilmiah/

April 25, 2013

CONTOH KARANGAN DALAM BENTUK ARTIKEL

JAILBREAK
Pengguna iPhone dan iPod Touch harus mengerti atau paling tidak mengetahui arti Jailbreak iPhone dan iPod Touch, karena dengan memahami pengertian jailbreak iPhone Anda dapat menimbang-nimbang apakah perlu melakukannya atau tidak. Banyak yang mengatakan bahwa setelah melakukan jailbreak, iPhone dan iPod Touch Anda menjadi lebih bertenaga, berguna ataupun lebih mumpuni. Instalasi aplikasi ataupun game yang Anda inginkan tidak perlu harus melalui Apple Store atau iTunes sehingga memudahkan pengguna. Tapi sebelum melakukan jailbreak dan mendapatkan keuntungan-keuntungan ataupun kekurangan-kekurangan yang ditawarkan sebaiknya kita mencari tahu terlebih dulu.

Jailbreak adalah menghilangkan semua limitasi pada iPhone dan iPod Touchyang dipaksakan oleh Apple selaku vendor dari iPhone dan iPod Touch ataupun pihak provider yang Anda gunakan. Cara melakukannya adalah dengan menginstal suatu aplikasi pada komputer Anda, kemudian memindahkannya ke iPhone atau iPod Touch Anda sehingga aplikasi tersebut dapat membuka semua limitasi pada sistem operasi iPhone atau iPod Touch Anda dan memberikan Anda keleluasaan untuk melakukan modifikasi. Aplikasi yang digunakan untuk jailbreak iPhone sangat banyak, seperti Cydia, Spirit dan Redsn0w,

iPhone dan iPod Touch yang telah di-jailbreak memiliki banyak kelebihan, seperti:
1. Anda dapat melakukan kustomisasi pada themes
2. Mengganti ringtone Anda dengan mp3 yang Anda suka
3. Berbagi file dengan gadget lain (bukan keluaran Apple) menggunakan koneksi bluetooth 
Ketiga hal tersebut hanya sebagian kelebihan yang ditawarkan jika Anda melakukan jailbreak iPhone atau iPod Touch. Di lain pihak, hal tersebut tentu tidak akan dapat dicapai menggunakan iPhone Anda yang belum di-jailbreak.


iPhone dan iPod Touch yang telah di-jailbreak pun memiliki kekurangannya sendiri, seperti:
1. Hal yang paling penting dipahami bahwa Jailbreak merupakan langkah yang tidak dianjurkan oleh Apple. Jadi jika Anda melakukannya maka garansi yang Anda miliki tentu saja akan hangus. Anda tidak lagi dapat mengandalkan dukungan dari Apple, begitu melakukannya Anda harus menanggung sendiri segala akibat yang ditimbulkannya
2. iTunes menawarkan aplikasi untuk iPhone, iPad ataupun iPod dengan harga yang sangat terjangkau. Aplikasi untuk iPhone yang sudah di-jailbreak mahal umumnya gratis. Namun tidak semua aplikasi yang diberikan secara gratis adalah bebas dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ada baiknya Anda hanya meng-install aplikasi dari perusahaan yang tepercaya
3. Upgrade iOS menjadi lebih sulit dan tidak dapat dilakukan dengan segera. Biasanya upgrade iOS dapat dilakukan begitu sistem operasi tersebut bisa diunduh melalui iTunes. Nah, jika iPhone dan iPod Touch Anda sudah di-jailbreak maka upgrade iOS akan menjadi sedikit repot karena setelah di upgrade maka iPhone atau iPod Touch akan menjadi standar pabrik (belum di jailbreak)

sumberhttp://seputariphone.com/2011/06/18/apa-arti-jailbreak-iphone/

KARANGAN

1. DEFINISI KARANGAN
Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.
Karangan  adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh.

2. KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH
- karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karangan ilmiah itu semua ditulis berdasarkan fakta umum, dan dapat dibuktikan benar tidaknya. Karangan ilmiah itu selalu ditulis dalam bahasa kongkret, gaya bahasa formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar dan salahnya.
contoh:
a. Populer : karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang benar. Contoh :artikel, editorial, opini, tips, dan resensi buku. 
b. Tesis : karangan ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis.
c. Skripsi : karangan ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis terhadap pendapat orang lain. 
d. Disertasi : karangan ilmiah yang mengemukakan teori atau dalil bar yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif

- karangan non-ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karangan non ilmiah itu pun bervariasi bahan topiknya dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung oleh fakta umum. Bahasanya bisa konkrit atau abstrak, gaya bahasanya bisa formal dan teknis atau formal dan popular.

contoh: 
a.  Novel : prosa yang mengungkapkan cerita kehidupan seseorang dengan orang lain disekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat
b. Artikel : karangan yang bersifat fakta dan secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan melalui koran, majalah, buku, dan sebagainya
c. Cerpen  : suatuprosa naratif fiktif. 

3. PERBEDAAN KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH
Perbedaan antara karangan ilmiah dengan karangan non ilmiah yaitu karangan ilmiah lebih bersifat fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya sedangkan non ilmiah belum tentu dapat dibuktikan kebenarannya atau bisa hanya fiksi

sumber:

http://jaririndu.blogspot.com/2011/08/karangan.html
http://carapedia.com/pengertian_definisi_karangan_info1977.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Karangan
-